Sabtu, 16 Oktober 2010

99%Pejabat negara tukang bohong

Mungkin sudah jadi tradisi di negri ini para pejabat untuk menjadi pembohong besar,apalagi kalo pejabat itu menduduki jabatan yang sama dalam dua (2) periode yang berurutan.Aku ambil contoh aja Bupati paser tempat aku tinggal.Di masa kampanye dulu,dia selalu menjanjikan pembangunan di segala bidang.Tapi pada kenyataan nya hanya sebagian yang sangat kecil yang terealisasi.Setelah dia menduduki jabatan yang sama di periode berikut nya malah semakin parah,Tak satu pun pembangunan yang terealisasi.Masarakat desa lomu,segendang dan keladen harus rela menjadi manusia yang tertinggal dari segala bidang.Pendidikan yang di harapkan bisa menjadi satu harapan di masa depan pun semakin terabaikan.Bangunan sekolah dari mulai TK,SD,SMP dan SMA semua ada,Meskipun kondisinya memprihatinkan.Yang membuat pendidikan semakin mundur adalah sekolahan sekarang tutup(TK dan SMA).Alasan penutupan sekolah ya karena guru tidak mendapat gaji,Sedangkan biaya hidup di kampung pedalaman sangat tinggi.Penderitaan semakin menjadi-jadi di tahun ini,Musim penghujan yang jatuh sepanjang tahun membuat akses jalan antar desa terputus.Di musim kemarau saja pemerintah tidak pernah ingat kalo di wilayah nya ada desa yang nama nya lomu,pengguren,segendang dan keladen,Apalagi di musim penghujan.Yang membuat miris hati ketika ada seorang ayah menggendong anak nya yang sakit muntahber menuju puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan,Karena jalan yang tidak bisa di lalui kendaraan akhirnya dia harus berjalan kaki.Akhirnya sang anak menghembuskan nafas di dalam gendongan sang ayah.
Selama ini masarakat harus mengemis ke perusahaan yang beroperasi di sekitar desa mereka,memang kita berhasil mendapatkan bantuan berupa perbaikan jalan,Tapi sayang nya pemerintah tidak peka dengan penderitaan rakyat nya,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar